• Root :
Partisi utama pada Linux dan untuk instalasinya direkomendasikan minimal space
yang dibutuhkan adalah 4 GB
• Bf24 : Untuk supaya kita nantinya menggunakan kernel 2.4 bukan 2.2, karena kalo menggunakan kernel 2.2, memakai ipchain. Sedangkan kernel 2.4, memakai iptables.
• Bf24 : Untuk supaya kita nantinya menggunakan kernel 2.4 bukan 2.2, karena kalo menggunakan kernel 2.2, memakai ipchain. Sedangkan kernel 2.4, memakai iptables.
Pengertian Kernel
Sebuah sistem
operasi mempunyai sebuah bagian sangat penting yang disebut dengan kernel.
Kernel merupakan inti dari sistem operasi dan bagian yang pertama kali diload
ke memori ketika sistem mulai dan tetap berjalan sampai sistem berhenti.
Servisnya diperlukan oleh bagian dari sistem operasi lainnya dan program
aplikasi.
Kernel menjalankan servis
dasar dari sistem operasi seperti manajemen memori, manajemen proses, manajemen
file, dan manajemen i/o (input/output). Untuk menjalankan servis-servis
tersebut, kernel terdiri dari bermacam isi tergantung dari sistem operasinya,
tetapi umumnya pasti ada scheduler, supervisor, interrupt handler, dan memory
manager. Scheduler berfungsi untuk mengatur pembagian waktu dan urutan dari
proses-proses yang ingin mendapatkan servis dari kernel. Supervisor berfungsi
untuk memberikan servis oleh kernel kepada proses yang sudah dijadwalkan.
Interrupt handler berfungsi untuk menangani seluruh permintaan dari hardware
yang ingin mendapatkan servis dari kernel. Memori manager berfungsi untuk
mengatur alokasi alamat di memori.
Semua sistem operasi yang
ada mempunyai kernel didalamnya, biasanya sebuah kernel didisain untuk sebuah
sistem operasi yang spesifik. Kernel yang didisain untuk microsoft windows 98
hanya akan dipakai oleh sistem operasi tersebut. Linux juga mempunyai kernel
yang didisain untuknya tetapi user bisa memodifikasinya sesuai kebutuhannya
masing-masing. Hal tersebut juga yang membuat terminologi kernel lebih dikenal
di linux karena sifat kernelnya yang terbuka, berbeda dengan sistem operasi
lainnya yang kernelnya tidak bisa dimodifikasi.
Jenis-jenis
Kernel :
Kernel dibagi menjadi 4
kategori yaitu monolithic, microkernel, hybrid kernel, dan exokernel. Setiap
kategori tersebut memiliki perbedaan disain, sehingga masing-masing memiliki
kelebihan dan kekurangan dalam pengimplementasiannya.
Monolithic
Kernel monolithic memiliki
seluruh servis dasar dari sistem operasi didalamnya. Kelebihan dari disain
monolithic adalah efisiensi, sehingga performa sistem juga meningkat. Hal ini
dikarenakan keseluruhan proses yang memerlukan fungsi kernel terjadi didalam
kernel itu sendiri. Monolithic juga memiliki kelemahan, salah satunya dalam hal
stabilitas, dimana kemungkinan sistem crash lebih besar. Contoh kernel
berdisain monolithic yang paling dikenal terdapat dalam sistem operasi linux
dan microsoft windows 9x.
Microkernel
Disain microkernel hanya
mengimplemetasikan servis dasar minimal yang diperlukan, yaitu manajemen
pengalamatan memori, manajemen proses/thread, dan inter-process communication.
Kelebihan microkernel adalah stabilitas sistem lebih terjaga dan kekurangannya
adalah komunikasi antara proses menjadi lebih rumit sehingga sistem menjadi
tidak efisien. Contoh kernel berdisain microkernel terdapat dalam sistem
operasi mac os x, minix, qnx ,dan lain-lain.
Hybrid kernel
Disain hybrid kernel menyerupai
microkernel tetapi dengan tambahan kode yang menyebabkan hybrid kernel dapat
berjalan lebih cepat dari microkernel. Hal tersebut yang juga merupakan
kelebihan dari hybrid kernel. Contoh kernel berdisain hybrid kernel terdapat
dalam sistem operasi microsoft windows nt, windows 2000, dan windows xp.
Exokernel
Disain exokernel masih
merupakan disain eksperimental dan dalam tahap penelitian sehingga belum
dipakai secara luas. Perbedaan konsep disain exokernel dengan disain kernel
lainnya adalah exokernel memiliki fungsi perlindungan dan pembagian resource
untuk hardware. Kelebihan exokernel adalah bisa dimasukkan library sistem
operasi lebih dari satu sehingga bisa menjalankan program-program untuk sistem
operasi yang berbeda secara bersamaan. Contoh exokernel terdapat pada nemesis,
masih sistem operasi konsep, ditulis oleh university of cambridge, university of glasgow, citrix systems, dan the swedish institute of computer science.
Jenis – Jenis Partisi Harddisk dan Fungsinya
1.
Partisi Primary, merupakan partisi utama
pada sistem operasi Linux, Partisi primary pada Linux tidak seperti di windows
yang hanya mengjinkan 1 partisi primary, akan tetapi partisi primary pada linux
dapat dibuat sampai 4 partisi sekaligus. akan tetapi batas maksimal pembuatan
partisi primary pada Linux hanya 4 partisi saja. Penamaan partisi primary pada
Linux adalah sda1, sda2, sda3 dan sda 4, atau biasanya diberi dengan simbol #1,
#2, #3 dan #4.
2.
Partisi Extended merupakan partisi
perluasan untuk mengatasi kekurangan pada partisi primari. jika anda mensetting
partisi menjadi 4 bagian maka salah satu dari partisi akan dikorbankan menjadi
partisi extended. Didalam partisi extended nanti akan digunakan partisi logical
untuk menyimpan data.
3.
Partisi Logical, partisi ini biasanya
selalu dibuat dalam bentuk partisi extended penomoran partisi logical selalu
dimulai dari nomor 5, 6, 7 dan 8, atau kita bisa melihatnya dengan #5, #6, #7.
By : Moch Ridho Imani (XII-TKJ2-27)